Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 08 September 2012

SOUTHAMPTON, KOMPAS.com - Robin van Persie (RvP) menjadi aktor utama kemenangan sulit Manchester United di kandang Southampton, Minggu (2/9/2012). Sempat tertinggal dua kali, MU akhirnya menang dramatis 3-2 berkat hat-trick Van Persie. Manajer Sir Alex Ferguson membuat keputusan mengejutkan dengan mencadangkan kiper David de Gea. Posisi De Gea digantikan kiper asal Denmark, Anders Lindegaard. Selain itu, kehadiran kembali Rio Ferdinand membuat Michael Carrick kembali bermain sebagai gelandang bertahan. Dalam dua laga awal, Carrick kerap dimainkan sebagai bek tengah bersama Nemanja Vidic. Keputusan Ferguson tersebut sebenarnya terbukti cukup bagus pada awal pertandingan. Lini belakang dan tengah MU bermain cukup baik. Pada menit ke-7, sebuah umpan panjang Carrick yang diteruskan Robin van Persie hampir saja membobol gawang "The Saint" jika bola tak menyamping tipis dari jala Kelvin Davis. Terus memegang kendali permainan, gawang "Setan Merah" jutru kebobolan terlebih dahulu pada menit ke-16. Dari sebuah umpan tarik Jason Puncheon, Rickie Lambert unggul duel udara melawan Rafael da Silva. Tanpa ampun, sundulan Lambert membuat seisi Stadion St. Mary bersorak menyambut gol pembuka itu. Tetapi sayangnya, keunggulan Southampton hanya bertahan 11 menit. MU sukses menyamakan skor menjadi 1-1 lewat tendangan voli Van Persie yang merobek jala Davis. Southampton benar-benar memberikan perlawanan ketat terhadap MU. Memasuki menit ke-34, Adam Lallana nyaris membuat gol untuk tuan rumah andai sepakannya tak menyamping tipis dari gawang Lindegaard. Akhir babak pertama berkesudahan 1-1 untuk kedua tim. Paruh kedua pertandingan berjalan, MU langsung mengancam gawang tuan rumah. Kerjasama apik Van Persie dengan Shinji Kagawa diteruskan Kagawa melalui tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Namun, sepakan Kagawa gagal menemui sasaran. Van Persie tak mau kalah. Pada menit ke-54, hampir saja eks pemain Arsenal itu mencetak gol keduanya. Namun, umpan Antonio Valencia yang sudah mengarah tepat kepadanya tak bisa diselesaikan Van Persie dengan sempurna. Semenit berselang, Southampton kembali membuat kejutan. Umpan tarik Lambert berhasil disundul Morgan Schneiderlin untuk mengoyak gawang MU. Patrice Evra tak bisa berbuat apa-apa setelah dirinya terpeleset ketika menjaga Schneiderlin. MU yang kembali mengejar ketinggalan skor, mendapatkan kesempatan emas. Pada menit ke-68, "Setan Merah" mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Jos Hooiveld terhadap Van Persie. Namun malang, Van Persie yang menjadi algojo gagal mencetak gol ketika tembakannya terlalu lemah dan masih bisa ditepis Davis. Ferguson memasukkan Javier "Chicharito" Hernandez untuk mencari gol yang dibutuhkan. Chicharito kerap menjadi pemain penting saat main sebagai pengganti. Namun, tuah Chicharito tak terlihat. Justru Van Persie yang kembali jadi aktor MU pada pertandingan tersebut. Pada menit ke-85, Van Persie sukses membayar kesalahannya gagal mengeksekusi penalti. Kali ini, bola muntah hasil sundulan Rio Ferdinand, berhasil dimanfaatkan Van Persie dengan mudah. Skor kembali sama kuat 2-2. Saat laga sepertinya akan berakhir imbang, Van Persie menunjukkan kapasitasnya sebagai top skorer musim lalu. Sebuah sepak pojok untuk MU sukses diselesaikan Van Persie lewat sundulan pada menit ke-92. MU bersorak dan menyudahi perlawanan hebat Southampton dengan kemenangan 3-2. Susunan pemain Southampton: 1-Kelvin Davis; 2-Nathaniel Clyne, 6-JOse Fonte, 5-Jos Hooiveld, 13-Daniel Fox; 16-James Ward-Prowse, 4-Morgan Schneiderlin, 8-Steven Davis, 42-Jason Puncheon (24-Emmanuel Mayuka 75), 20-Adam Lallana (9-Jay Rodriguez 79); 7-Rickie Lambert (21-Guly 75) Man. United: 13-Anders Lindegaard; 21-Rafael da Silva, 5-Rio Ferdinand, 15-Nemanja Vidic, 3-Patrice Evra; 7-Antonio Valencia, 16-Michael Carrick, 23-Tom Cleverley (22-Paul Scholes 61), 26-Shinji Kagawa (17-Luis Nani 61); 19-Danny Welbeck (14-Javier Hernandez 71), 20-Robin van Persie

Jumat, 18 Mei 2012

Madrid - Manchester United memang kalah dari Manchester City dalam perebutan gelar Premier League musim ini. Kendati demikian, Cristiano Ronaldo yakin The Red Devils akan tetap mendominasi Inggris. MU kehilangan titel dengan cara yang sangat menyakitkan. Saat sudah siap berpesta, mereka tiba-tiba kecewa berat gara-gara gol telat Sergio Aguero ke gawang Queens Park Rangers. Ronaldo, yang pernah membela MU pada periode 2003–2009, ikut kecewa dengan kegagalan mantan timnya itu. "Saya melihat gol itu di menit-menit terakhir. Saya bertaruh Manchester United akan memenangi liga, jadi saya kalah. Saya juga ikut kecewa karena mereka masih jadi bagian dari hati saya," aku Ronaldo kepada Sky Sports News HD. Ronaldo mengakui bahwa City memang tim yang hebat. Namun, menurutnya, hal itu tak akan bisa meruntuhkan status MU sebagai tim paling sukses di Inggris. "City punya tim yang fantastis, namun saya pikir Manchester United akan terus menjadi raja Inggris," kata pemain Real Madrid ini.

Rabu, 02 Mei 2012

BILBAO, KOMPAS.com – Real Madrid memenangi trofi Divisi Primera pertamanya dalam empat musim terakhir. Jose Mourinho pun mengangkat piala liga keempatnya setelah merengkuh hal yang sama di tiga negara berbeda. Semuanya berpesta di San Mames, markas Bilbao, Rabu atau Kamis dinihari (3/5/2012). Gonzalo Higuain mengawali pesta di Basque dengan sepakan keras dari jarak 20 meter di menit ke-16. Gol Higuain mengobati kekecewaan armada “Los Blancos” menyusul kegagalan eksekusi penalti Cristiano Ronaldo. Namun, kapten Portugal itu setengah membayar kesalahannya ketika mengarsiteki gol Mesut Oezil, empat menit berselang. Semenit jelang turun minum, Ronaldo membayar lunas kesalahannya dengan mencetak gol ketiga Madrid. Umpan Oezil sukses dimaksimalkannya dan menjadi gol ke-44-nya musim ini. Kemenangan itu merupakan sukses pertama Mourinho selama dua musim menukangi “Los Merengues”. Kini, ia mencatatkan diri sebagai pelatih yang menjuarai empat liga Eropa: Portugal, Inggris, Italia, dan kini Spanyol. Pertanyaannya: akan kemana “The Special One” setelah ini? Susunan Pemain Athletic Bilbao: 1-Gorka Iraizoz; 6-Mikel San Jose (Andoni Iraola 45), 23-Borja Ekiza, 3-Jon Aurtenetxe, 24-Javi Martínez; 17-Inigo Pérez, , 10-Oscar de Marcos, 28-Ibai Gomez, 14-Markel Susaeta; 9-Fernando Llorente, 2-Gaizka Toquero Real Madrid: 1-Iker Casillas; 4-Sergio Ramos, 3-Pepe, 15-Fábio Coentrão, 17-Álvaro Arbeloa; 14-Xabi Alonso, 6-Sami Khedira, 7-Cristiano Ronaldo, 21-José Maria Callejón (Marcelo 87); 20-Gonzalo Higuaín (Karim Benzema 77), 10-Mesut Oezil (Esteban Granero 79)

BILBAO, KOMPAS.com — Real Madrid memastikan juara Liga BBVA setelah mengandaskan tuan rumah Athletic Bilbao tiga gol tanpa balas pada Kamis (3/5/2012) dini hari. Bertandang ke San Mames tak mengurangi agresivitas Madrid mendulang gol. Buktinya, Los Blancos mendapatkan penalti pada menit awal meski gagal dieksekusi Cristiano Ronaldo. Akhirnya, tiga gol pun datang dari Gonzalo Higuain, Mesut Oezil, dan Ronaldo. Bilbao sendiri harus kehilangan Javi Martinez yang mendapatkan kartu kuning kedua. Kemenangan ini memastikan trofi Liga BBVA pertama Jose Mourinho dalam dua musim ini menukangi Madrid. Ini makin spesial karena Mourinho pernah merengkuh trofi yang sama di Portugal (Porto), Inggris (Chelsea), dan Italia (Inter Milan).

Selasa, 13 Maret 2012

MADRID - Pelatih Real Madrid Jose Mourinho melanjutkan perang kata-katanya dengan pelatih Barcelona Josep Pep Guardiola. Sebelumnya, Guardiola menuding Mourinho jarang berkata jujur dalam sejumlah komentarnya. Guardiola juga enggan disamakan dengan pelatih asal Portugal tersebut karena dirinya merasa berbeda dengan dengan Mourinho. Mourinho pun tak kalah nyaring dalam menanggapi pernyataan pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut. Menurut pelatih berusia 49 tahun ini, adalah hal yang normal apa yang dikatakan Guardiola, meski begitu Mourinho meminta Guardiola juga sadar akan kekurangannya. "Saya pikir apa yang Guardiola katakan adalah normal. Apa yang saya katakan, dan akan saya katakan lagi hari ini, adalah bahwa saya seorang pelatih yang tidak sempurna, tapi semua orang tahu apa ketidaksempurnaan saya,” ujar Mourinho seperti dilansir Tribalfootball, Selasa (13/3/2012). "Saya tidak mencoba untuk menyembunyikan kekurangan saya dan bila ada yang mampu melakukan hal itu, dia lebih cerdas dari saya,” ketus mantan pelatih Chelsea ini. “Kita semua sempurna dan saya berbicara tentang hal yang saya tidak suka ketika saya melihat mereka. Lain lagi bagi yang merasa lebih cerdas, dia hanya berbicara untuk diri mereka sendiri," sindir The Special One. Sebelumnya, Guardiola juga merasa hanya ada satu kesamaan antara dia dan Mourinho, yakni sama-sama memiliki gairah untuk meraih kemenangan dalam setiap pertandingan yang dijalani tim asuhannya. Pelatih berusia 41 tahun ini juga mengaku kengototan dirinya sama persis dengan Mourinho yang juga tak menyukai kekalahan karena alasan apapun. (win)

MADRID - Kaka telah membentuk kerjasama di lini tengah Real Madrid dengan solid bersama Mesut Ozil musim ini. Playmaker internasional Brasil itu juga memuji Ozil yang dianggapnya sebagai pesepakbola cerdas. "Ini adalah kenikmatan bagi saya untuk bermain dengan Ozil, karena dia adalah pemain hebat," jelas Kaka seperti dilansir Goal, Selasa (13/3/2012). "Saya pikir itu sangat mudah untuk bermain bersama dia karena dia sangat cerdas,” tambahnya. "Dia tahu bagaimana untuk bergerak, kami tahu daripada ketika salah satu dari kami berada dalam posisi yang tepat, yang lain harus mengambil tempat lain, selalu menempati ruang-ruang di lapangan,” terang mantan pemain AC Milan ini. "Jadi sangat mudah untuk bermain dengan dia, karena dia sangat cerdas," puji pemain berusia 29 tahun ini. Selain itu, Kaka juga memuji dampak yang diberikan oleh pelatih Jose Mourinho, dan Kaka mengaku bisa banyak belajar dari setiap pelatih yang pernah menanganinya, termasuk The Special One yang memiliki gaya khas. "Dia pasti salah satu pelatih terbaik yang pernah saya miliki. Saya belajar banyak dari setiap pelatih yang pernah menangani saya,” ungkapnya. "Saya telah belajar banyak dengan Mourinho, jadi saya pikir dia pasti salah satu pelatih terbaik yang pernah melatih saya," pungkasnya.

Rabu, 29 Februari 2012

All the FreeKicks from David Beckham